Wujudkan Ekosistem Pendidikan Karakter, SMKN 2 Purwokerto Gelar Sosialisasi Sekolah Berintegritas

Wujudkan Ekosistem Pendidikan Karakter, SMKN 2 Purwokerto Gelar Sosialisasi Sekolah Berintegritas

PURWOKERTO, 30 April 2026 – SMK Negeri 2 Purwokerto terus memperkuat fondasi moral dan etika kerja bagi seluruh warga sekolahnya. Bertempat di Aula Graha Utama, sekolah ini menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Sekolah Berintegritas pada Kamis (30/4). Agenda ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, jujur, dan berwibawa.

Acara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Kepala SMK Negeri 2 Purwokerto, Indriyani Rokhmaningsih, S.Pd., M.M., selaku narasumber utama, dan diikuti oleh segenap guru, staf karyawan, serta perwakilan siswa yang tergabung dalam berbagai organisasi kesiswaan seperti OSIS, MPK, dan ekstrakurikuler.

Integritas Sebagai Napas Sekolah Vokasi

Dalam paparannya, Indriyani Rokhmaningsih menekankan bahwa predikat “Sekolah Berintegritas” bukan sekadar label administratif, melainkan sebuah komitmen kolektif yang harus dijalankan oleh seluruh elemen sekolah.

“Integritas adalah keselarasan antara pikiran, perkataan, dan perbuatan. Bagi bapak/ibu guru dan karyawan, ini adalah soal profesionalisme dan keteladanan. Bagi siswa, terutama para aktivis organisasi, integritas adalah modal utama sebelum kalian terjun ke dunia industri yang penuh tantangan,” tegas Indriyani.

Beliau menambahkan bahwa sekolah berintegritas mencakup transparansi dalam pengelolaan, kejujuran dalam penilaian akademik, hingga budaya disiplin tanpa harus diawasi.


Sinergi Guru, Karyawan, dan Aktivis Siswa

Keterlibatan pengurus organisasi siswa dalam sosialisasi ini bertujuan agar nilai-nilai integritas dapat terdesentralisasi hingga ke tingkat peserta didik. Para aktivis organisasi diharapkan menjadi role model atau agen perubahan bagi teman sebaya mereka.

Waka Kurikulum, Tuduh Sulistowo, S. Kom., yang turut hadir mendampingi, menyatakan bahwa penguatan karakter ini merupakan bagian tak terpisahkan dari kurikulum sekolah. “Kami ingin lulusan SMKN 2 Purwokerto dikenal industri bukan hanya karena keahlian teknisnya, tapi karena kejujuran dan disiplinnya yang tinggi,” ujarnya.


Membangun Budaya Malu dan Bangga Akan Kejujuran

Sosialisasi ini juga membahas langkah-langkah konkret dalam pencegahan tindakan menyimpang di lingkungan sekolah, seperti perundungan, ketidakjujuran akademik, hingga pemeliharaan fasilitas sekolah sebagai aset bersama.

Melalui kegiatan ini, SMKN 2 Purwokerto berkomitmen untuk:

  1. Memperkuat transparansi dalam setiap lini layanan pendidikan.

  2. Menumbuhkan budaya malu jika melanggar aturan dan bangga saat berperilaku jujur.

  3. Meningkatkan pelayanan publik di lingkungan sekolah yang ramah dan bebas pungutan liar.

Acara diakhiri dengan komitmen bersama dari seluruh peserta sosialisasi untuk menjaga nama baik SMK Negeri 2 Purwokerto melalui tindakan yang berintegritas setiap harinya.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *