PURWOKERTO, 21 April 2026 – Usai sukses menyelenggarakan ajang LKS tingkat provinsi, SMK Negeri 2 Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam pembangunan karakter peserta didik. Pagi ini, suasana upacara bendera di lapangan utama sekolah terasa berbeda dengan hadirnya jajaran pejabat dari Polresta Banyumas sebagai pembina upacara.
Kegiatan ini fokus pada penguatan nilai integritas dan disiplin bagi para siswa sebagai bekal utama sebelum terjun ke dunia industri.
Integritas: Fondasi Utama Calon Tenaga Kerja Profesional
Hadir sebagai Pembina Upacara, AKBP Subeno, S.H., M.H. (Kasatsamapta Polresta Banyumas), dalam amanatnya menekankan bahwa kepintaran akademik dan keahlian teknis tidak akan berarti tanpa integritas yang kokoh.
“Siswa SMK adalah calon tenaga kerja profesional. Di dunia kerja, kejujuran dan integritas adalah mata uang yang paling berharga. Tanpa integritas, keahlian teknis sehebat apa pun akan runtuh,” tegas AKBP Subeno di hadapan ribuan siswa.
Beliau juga mengingatkan pentingnya menjauhi segala bentuk kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan masa depan mereka.
Dukungan Satuan Samapta Polresta Banyumas
Selain AKBP Subeno, turut hadir dalam kegiatan ini IPDA Pandi Santosa (Kanit Pamobvit Satsamapta Polresta Banyumas) beserta jajaran anggota lainnya. Kehadiran kepolisian ke sekolah-sekolah merupakan bagian dari program edukasi preventif untuk mendekatkan Polri dengan dunia pendidikan.
Kepala SMK Negeri 2 Purwokerto, Indriyani Rokhmaningsih, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesediaan jajaran Polresta Banyumas memberikan pembinaan langsung kepada anak didiknya.
“Kami ingin lulusan SMKN 2 Purwokerto tidak hanya mahir di bidang Construction atau teknik lainnya, tapi juga memiliki mentalitas yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Kehadiran Bapak AKBP Subeno dan Bapak IPDA Pandi hari ini memberikan motivasi luar biasa bagi siswa kami,” ujar Indriyani.
Sinergi untuk Mencetak Generasi Unggul
Kegiatan upacara berlangsung dengan khidmat. Sinergi antara dunia pendidikan dan aparat penegak hukum ini diharapkan dapat meminimalisir potensi pelanggaran hukum di kalangan remaja sekaligus membentuk ekosistem sekolah yang aman dan berintegritas tinggi.
Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah antara jajaran Polresta Banyumas dengan pihak sekolah guna mendiskusikan langkah-langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan.







