SMK Negeri 2 Purwokerto Resmi Jadi Tuan Rumah LKS Disdikmen Jateng 2026: Mengusung Semangat ‘SMK Maju, Talenta Unggul Bersama Industri’
PURWOKERTO – Suasana penuh semangat menyelimuti SMK Negeri 2 Purwokerto hari ini, Senin (13/4). Sekolah vokasi unggulan di Banyumas ini resmi ditunjuk sebagai tuan rumah ajang bergengsi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Disdikmen Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 untuk dua bidang lomba strategis: Bricklaying dan Digital Construction. Acara pembukaan yang berlangsung meriah hari ini menandai dimulainya rangkaian kompetisi yang akan berlangsung intensif mulai besok, 14 hingga 16 April 2026.
Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Dikmen adalah sebuah ajang talenta Program Bidang Pembinaan Menengah Kejuruan (PMK) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dan inovasi yang diselenggarakan untuk peserta didik jenjang Sekolah Menengah. Ajang LKS diselenggarakan secara bertingkat mulai dari kabupaten hingga nasional, untuk menjaring peserta terbaik dari 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Mekanisme bertingkat tersebut merupakan salah satu cara untuk memberikan kesempatan yang sama dan adil bagi peserta didik di Jawa Tengah untuk berprestasi dan menjadi bibit-bibit talenta potensial. Kegiatan ini adalah untuk mendorong semangat berprestasi peserta didik jenjang Menengah yang diadakan setiap tahun dan sebagai upaya mempromosikan lulusan kepada dunia usaha/dunia industri serta pemangku kepentingan lainnya
Skala Kompetisi: Puluhan Sekolah Berebut Takhta Juara
LKS tahun ini mencatat partisipasi yang cukup signifikan dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Pada bidang Digital Construction, persaingan diprediksi akan sangat ketat dengan hadirnya delegasi dari 25 sekolah, di mana masing-masing sekolah mengirimkan 2 siswa terbaiknya untuk bekerja secara tim.
Sementara itu, bidang Bricklaying juga tidak kalah kompetitif dengan partisipasi dari 14 sekolah yang siap menunjukkan teknik dan presisi tingkat tinggi dalam konstruksi konvensional.
Sinergi Talenta dan Kebutuhan Industri
Kepala SMK Negeri 2 Purwokerto, Indriyani Rokhmaningsih, S.Pd., M.M., dalam sambutannya menekankan bahwa LKS bukan sekadar ajang adu bakat, melainkan jembatan bagi siswa menuju dunia kerja nyata.
“Sesuai dengan tagline kami, ‘SMK Maju, Talenta Unggul Bersama Industri’, kami ingin membuktikan bahwa lulusan SMK adalah tenaga siap pakai yang memiliki standar kompetensi industri, baik di bidang teknologi digital maupun keahlian teknis lapangan,” tegas Indriyani.
Fokus Bidang Lomba
Dua bidang yang diperlombakan di SMKN 2 Purwokerto ini mencerminkan transisi industri konstruksi saat ini:
-
Digital Construction (Ketua Pelaksana: Didik Sujadi, S.Pd.): Menguji kemampuan peserta dalam penguasaan teknologi perancangan berbasis digital. Dengan format tim (2 orang per sekolah), kolaborasi menjadi kunci utama dalam menyelesaikan tantangan desain dan data.
-
Bricklaying (Ketua Pelaksana: Edi Priyono, S.Pd.): Menuntut akurasi, kecepatan, dan estetika dalam teknik pemasangan bata, sebuah keahlian fundamental yang tetap menjadi primadona di industri infrastruktur.
Jadwal Pelaksanaan
Para peserta dari puluhan sekolah tersebut kini tengah menjalani sesi technical meeting setelah seremoni pembukaan selesai.
-
13 April 2026: Pembukaan & Pengarahan Teknis.
-
14 – 16 April 2026: Pelaksanaan Lomba & Penilaian Juri.
Ajang LKS Jateng 2026 di Purwokerto ini diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta muda yang siap bersaing tidak hanya di level nasional, tetapi juga menjadi motor penggerak industri konstruksi masa depan.








